Macam² CMS
Fransiskus Aldo/05/9A
1. WordPress
CMS website WordPress
WordPress sangat populer dan kami yakin Anda sudah atau sering mendengar tentang CMS ini. Sistem manajemen konten ini menguasai sebagian besar pasar, dan sangat mudah untuk tahu alasannya.
Meskipun pada awalnya ditujukan untuk platform blogging, WordPress telah berkembang dan menawarkan banyak keunggulan. Platform ini mudah digunakan, bahkan bisa dimodifikasi sesuai keinginan Anda dengan menginstall plugin dan tema terlebih dulu.
Terkait manajemen konten, WordPress menawarkan kemudahan yang luar biasa. Anda tidak akan menemukan kesulitan tertentu saat membuat halaman dan postingan baru. Di samping itu, Anda juga memiliki akses ke powerful editor yang memungkinkan Anda untuk memformat konten. Bahkan platform ini juga menawarkan registrasi user, informasi update secara tertur, dan komunitas besar yang sangat membantu.
Keunggulan Utama:
Menawarkan opsi publishing dan manajemen konten yang intuitif.
Menawarkan editor yang powerful untuk memformat konten dengan mudah.
Mudah dikonfigurasikan, semuanya karena ribuan plugin dan tema yang tersedia.
Memiliki komunitas yang besar dan solid.
Satu-satunya kelemahan WordPress adalah terkadang Anda harus mix and match berbagai plugin untuk akhirnya mendapatkan fungsionalitas yang diinginkan. Meskipun ada juga CMS yang memberikan pengalaman blogging lebih baik, tetap saja belum mampu mengalahkan WordPress dalam hal kustomisasi.
Sumber: hostinger.co.id
2. Joomla!
Joomla
Berbicara soal software CMS terbaik, maka Joomla! adalah salah satu platform yang paling banyak digunakan setelah WordPress. Walaupun pengelolaannya tidak semudah WordPress, kenyataannya di beberapa aspek, Joomla lebih fleksibel.
Sebagai contoh, Joomla merupakan opsi terbaik jika Anda ingin mengelola banyak ‘custom post type’. Artinya, Joomla adalah pilihan yang ideal apabila Anda hendak menjalankan website yang tidak sepenuhnya berfokus pada konten teks. Di samping itu, platform ini juga menawarkan berbagai opsi terkait pengelolaan atau manajemen user. Karena itulah, Joomla bisa menjadi CMS yang tepat bilamana Anda ingin mengonlinekan situs berbasis membership.
Joomla juga menawarkan bantuan multibahasa. Hal ini berarti Anda tidak harus menginstall plugin atau ekstensi untuk menambahkan opsi bahasa ke situs. Dengan Joomla, Anda bisa menggunakan berbagai template atau tema sekaligus untuk beragam tipe konten.
Keunggulan Utama:
Menawarkan support yang optimal untuk custom post types.
Menawakan opsi manajemen user tingkat lanjut.
Menyertakan support multibahasa.
Template yang unik bisa digunakan di setiap tipe halaman.
Teorinya, Joomla merupakan kandidat CMS terkuat dan terbaik. Sayangnya, platform ini tidak mudah dikelola oleh pemula, seperti halnya WordPress. Anda membutuhkan waktu yang lebih lama karena harus mempelajari beberapa pengetahuan teknis terlebih dulu jika ingin membuat website dengan CMS ini.
Joomla juga tidak memiliki ekstensi atau template yang banyak seperti yang ditawarkan oleh saingannya. Meski kedengarannya sepele, terbatasnya opsi fitur berpengaruh pada tampilan serta fungsi website yang Anda inginkan. Anda, mau tak mau, harus mengaktifkanya secara manual. Karena itulah, Joomla lebih baik digunakan oleh para developer atau user yang sudah berpengalaman.
Sumber: hostinger.co.id
3. Drupal
Drupal adalah salah satu CMS open source terbaik. Walaupun popularitasnya masih berada di belakangan WordPress dan Joomla, bukan berarti Drupal tidak layak untuk dimiliki.
Dalam praktiknya, Drupal memiliki keunggulan yang hampir sama dengan Joomla. Sebagai contoh, CMS ini menawarkan sistem yang sangat fleksibel untuk mengelola custom post type. Drupal juga memberikan kendali tingkat lanjut bagi Anda terhadap user dan permissionnya, bahkan mampu menangani situs multibahasa.
Terdapat beberapa area di mana Drupal lebih unggul daripada Joomla. Contohnya, sistem taksonomi Drupal lebih powerful jika dibandingkan dengan CMS kompetitoronya. Selain itu. Drupal juga dinilai sebagai platform yang lebih aman ketimbang WordPress dan Joomla.
Keunggulan Utama:
Menawarkan pembuatan custom post dan sistem manajemen yang fleksibel.
Menawarkan manajemen user dan pengaturan permission tingkat lanjut.
Mampu meng-handle situs multibahasa.
Memiliki sistem taksonimi yang mendetail.
Memiliki sistem keamanan terbaik untuk website Anda.
Website apa pun dapat dibuat di platform CMS ‘tiga besar’, yakni WordPress, Joomla, dan Drupal. Hanya saja, Drupal dikenal akan skalabilitas dan keamanannya, menjadikannya opsi yang lebih baik jika Anda ingin membuat situs enterprise dan bisnis.
Sama seperti Joomla, Drupal juga memiliki learning curve yang cukup sulit. Maka dari itu, kami tidak menyarankan para pemula untuk menggunakan CMS ini, kecuali jika Anda memang sudah benar-benar paham tentang pengembangan web. Namun, jika Anda sedang mempelajari pengembangan web dan ingin menguji kemampuan yang dimiliki. maka Drupal wajib masuk dalam list CMS website terbaik.
Sumber: hostinger.co.id
4. Typo3
Typo3
Selama ini kita hanya tahu WordPress, Joomla, atau Drupal sebagai platform CMS yang paling banyak digunakan. Padahal di luar sana, masih ada CMS yang memang popularitasnya tidak semasif ‘the big three’. Ketenaran yang tak seberapa bukan menjadi tolak ukur bahwa CMS demikian tidak layak untuk dimiliki. CMS yang tidak begitu populer tersebut diakui lebih spesifik dan menyasar website-website tertentu.
Typo3, misalnya, adalah CMS dengan skalabilitas sebagai poin utamanya. Tak heran jika platform ini memang didedikasikan untuk website pada level enterprise. Sebagai contoh, jika Anda ingin membuat intranet dengan memanfaatkan CMS, maka Typo3 adalah sistem manajemen konten yang paling tepat.
Apabila berbicara soal kemudahan, di satu sisi, Typo3 bukanlah CMS yang paling pertama ada dalam daftar. Berdasarkan pengalaman kami, CMS ini lebih cocok bagi user yang sudah memiliki keahlian dan kemampuan di bidang pengembangan web. Typo3 sama sekali bukan CMS yang tepat untuk webiste yang kecil dan sederhana.
Typo3 memiliki sekumpulan fitur keren, termasuk bantuan multibahasa. CMS ini pun memungkinan Anda untuk menjalankan berbagai situs hanya dari satu instalasi saja. Dengan begini, waktu Anda tidak akan terbuang sia-sia.
Keunggulan Utama:
Pilihan terbaik untuk situs level enterprise.
Mampu mengelola website multibahasa.
Memudahkan Anda untuk mengelola berbagai situs hanya dari satu instalasi saja.
Memungkinkan pembagian data dan tool di antara beberapa website Anda.
Jika Anda hendak mengelola beberapa situs yang berada dalam satu ‘atap’, maka Typo3 adalah CMS terbaik. Dengan platform ini, Anda bisa berbagi template, ekstensi, dan bahkan user di antara situs-situs yang dimiliki. Keunggulan ini belum tentu dimiliki oleh platform CMS lainnya.
Sumber: hostinger.co.id
5. Serendipity
Berbeda dari Typo3, Serendipty justru termasuk ke dalam CMS yang mudah digunakan untuk membuat website sederhana, seperti blog. Berdasarkan pengalaman kami, Serendipity adalah salah satu CMS teringan.
‘Ringan’ bukan berarti pilihan fitur yang sedikit. Justru CMS ini menawarkan performa terbaik bagi website karena memiliki pengaturan caching dinamis bawaan.
Berbicara soal fungsionalitas, Anda dapat memodifikasi platform dengan menggunakan tema dan plugin. Selain itu, Anda dipersilakan mencari plugin yang spesifik untuk front atau back-end, yang mana pencarian tool semakin lebih mudah.
Keunggulan Utama:
Pilihan terbaik untuk website yang berorientasi terhadap performa.
Memiliki berbagai tema dan plugin yang siap membantu Anda mengelola website.
Secara keseluruhan, Serendipity merupakan alternatif CMS terbaik utnuk website sederhana. Bahkan Anda juga bisa membuat blog sederhana dengan tampilan yang menarik dan elegan. Sayangnya, kapasitas platform ini masih kurang sehingga bukanlah solusi utama jika Anda ingin mengonlinekan website yang lebih besar. Apabila Anda sedang mencari CMS dengan struktur yang tidak sesulit WordPress atau Joomla serta mudah dipelajari, maka Serendipity patut untuk diperhitungkan.
Sumber: hostinger.co.id
6. Dotclear
Dotclear
Ingin mendapatkan segala kemudahan dan pengalaman terbaik saat membuat blog? Aktifkan dan jalankan Dotclear. Setelah melakukan uji coba terhadap beberapa CMS, kami menemukan bahwa hanya sedikit platform yang mudah digunakan, termasuk Dotclear. Meskipun demikian, platform ini menawarkan berbagai opsi untuk mengedit konten yang hampir sama dengan apa yang ditawarkan oleh WordPress.
Di Dotclear, Anda akan menemukan sekumpulan opsi untuk mempublish postingan, manajemen, dan taksonomi. Platform ini memungkinkan Anda untuk menulis post dalam bentuk teks, HTML, dan bahkan Wiki syntax.
Anda juga bisa membuat RSS feed di Dotclear. Bahkan Anda pun diizinkan untuk menambahkan fungsionalitas baru ke situs dengan menginstall plugin dan tema terlebih dulu.
Keunggulan Utama:
Sangat mudah digunakan dan di-setup.
Mendukung plain teks, HTML, dan Wiki syntax.
Memudahkan Anda mebuat RSS feed di situs.
Dotclear dan Serendipity hampir sama. Keduanya merupakan CMS terbaik jika Anda ingin membuat blog atau website sederhana. Selain itu, masing-masing CMS memiliki semua fitur yang dibutuhkan agar website berhasil online dan menjaring banyak visitor. CMS mana yang akan Anda gunakan tentunya kembali ke selera masing-masing.
Sumber: hostinger.co.id
7. ImpressPages
Pernah dengar tentang ImpressPages? CMS satu ini memang belum semua orang mengetahuinya. Meski demikian, ImpressPages termasuk ke dalam salah satu platform terbaik jika Anda ingin mengonlinekan blog. Editornya mulus dan juga terdapat interface atau software antarmuka yang modern. Di samping itu, dengan ImpressPages, Anda dapat menambahkan beberapa elemen yang belum tentu bisa ditemukan di CMS yang lain – setidaknya tanpa ekstensi – misalnya, maps dan formulir (form).
Selain blogging dan editing, desain merupakan keunggulan lain yang dimiliki CMS ini. Tampilan dashboardnya modern, mudah digunakan, dan tersedia berbagai opsi untuk mengonfigurasikan halaman dan situs agar dapat berfungsi dengan baik.
Jika Anda sedang mencari CMS dengan interface yang mudah dan menarik, maka ImpressPages adalah jawabannya. Dalam CMS ini, juga terdapat drag-and-drop builder yang intutif sehingga pembuatan halaman situs menjadi lebih mudah. Bahkan Anda juga dapat mengustomisasi ImpressPages dengan menginstall plugin dan tema.
Walaupun unggul dalam beberapa hal, popularitas ImpressPages masih kalah jauh jika dibandingkan dengan WordPress (jika berbciara tentang sejumlah ekstensi yang dimiliki). Hal ini menandakan bahwa membuat website dengan custom fungsionalitas akan lebih sulit.
Keunggulan Utama:
Menawarkan interface yang simpel dan modern bahkan mudah digunakan.
Memiliki editor yang powerful dan telah dilengkapi dengan fungsionalitas tingkat lanjut.
Memudahkan Anda untuk membuat konten dengan menggunakan drag-and-drop page builder.
Menyediakan berbagai pilihan plugin dan tema.
Menurut kami, platform CMS yang ‘kurang dikenal’ bisa menjadi senjata terbaik untuk membuat landing page yang sederhana, atau jika Anda menginginkan CMS yang mudah dioperasikan.
Sumber: hostinger.co.id
8. Chamilo
Chamilo
Terakhir, kami punya CMS website terbaik, yaitu Chamilo. Platform ini berbeda dari tujuh CMS yang telah kami sebutkan. Mengapa? Karena Chamilo ditujukan khusus untuk tipe website tertentu – platform pembelajaran. Bahkan Chamilo juga disebut sebagai Sistem Manajemen Pembelajaran (Learning Management System) yang kemudian disingkat menjadi LSM, di mana jenis ini merupakan CMS yang spesifik.
Di Chamilo, Anda bisa membuat website kursus online yang memuat konten mulai dari yang sederhana hingga kompleks. Kelas kursus yang Anda tawarkan nantinya memiliki teks, elemen multimedia, dan pertanyaan pilihan ganda. Bahkan Anda juga bisa membuat tugas. Anda tidak perlu mencari CMS lain jika ingin membuat website tentang pekerjaan rumah atau tugas-tugas tertentu karena Chamilo adalah pilihan terbaik.
Kami tidak bisa membedakan secara spesifik antara Chamilo dan CMS lainnya karena CMS terakhir yang kami ulas ini sangat unik dan berbeda. Namun, kami bisa dengan tegas menyatakan bahwa Chamilo masuk ke dalam kategori CMS yang mudah digunakan. Chamilo adalah pilihan yang sangat ideal jika Anda membutuhkan platform yang mampu menampung banyak guru. Pun CMS ini juga menyediakan beragam tool untuk membuat kursus online.
Keunggulan Utama:
Merupakan platform yang powerful untuk situs kursus online.
Memungkinkan banyak guru untuk bekerja berdampingan.
Kemudahan dalam membuat quiz, pertanyaan pilihan ganda, tugas-tugas, dan bahan pembelajaran lainnya.
Sejauh ini, satu-satunya kekurangan Chamilo adalah updatenya tidak semasif atau seaktif CMS yang lain. Namun di sisi lain, jika membutuhkan bantuan, Chamilo memiliki komunitas yang cukup solid dan tersedia dalam bahasa Spanyol dan Inggris.
Sumber: hostinger.co.id
9. Moodle
Jika kamu tertarik untuk mengembangkan Learning Management System berbasis online atau e-Learning, maka platform CMS ini cocok buatmu yaitu, Moodle. Platform ini memiliki fitur e-Course yang lengkap seperti online test, forum dan lain sebagainya.
Namun, Moodle dikenal memiliki manajemen pengelolaan yang sedikit rumit, sehingga perlu pemahaman teknis dan skill yang mumpuni untuk menggunakan Moodle dengan lancar.
Sumber: jagoanhosting.com
10. PrestaShop
Buat kamu yang tertarik mengembangkan website untuk toko online kamu bisa menggunakan Content Management System PrestaShop. CMS ini memiliki fitur sangat dinamis dan lengkap dan bisa membuat nyaman antara penjual dan pembeli.
Penjual juga bisa menata barang yang dijual dengan baik dan tersistematis. Bahkan mereka memiliki beberapa fitur pembayaran yang beragam pula, mulai dari paypal hingga transfer melalui ATM. Sehingga penjual maupun pembeli merasa nyaman berbelanja di toko onlinemu jika menggunakan CMS PrestaShop.
Sumber: jagoanhosting.com
Saya ingin membuat website tentang musik dengan menggunakan CMS WordPress.
Yang beranama: asikinaja.com
Diwebsite ini kalian akan mendengarkan lagu serta bisa melihat lirik dari lagu tersebut.
Komentar
Posting Komentar